![]() |
| Semua hitungannya berlebih :( Coba kalau ini terjadi pada pemasukan. (dok.pribadi) |
Saturday, 12 December 2015
Ketika Usia Sel Tubuh Saya 15 Tahun Lebih Tua
Proses penuaan. Meski seringkali disangkal, proses ini terus berjalan setiap waktu. Tapi tahukah teman-teman, usia sel tubuh bisa berbeda dengan usia kita sesungguhnya? Untuk saya, usia itu lumayan jauh yaitu 15 tahun lebih tua, yaitu 51 tahun. Oh NOooOOOO!!!
Sunday, 6 December 2015
Kasih dari Ibu yang Tak Pernah Melahirkan Saya
Kalau berbicara soal ibu, jalan hidup saya bisa dibilang salah satu yang unik. Selama ini saya merasa punya dua ibu. Bukan berarti saya punya ibu tiri, juga bukan termasuk ibu mertua. Ibu saya yang satu ini, memang tak pernah melahirkan saya, namun rasa sayangnya sangat luar biasa untuk saya.
Ibu saya yang satu ini menunggui kelahiran saya, mengurus saya sejak bayi, menjaga saat saya sakit, memarahi saya jika saya berbuat salah dan setia mendampingi saya hingga saat ini. Ibu saya ini adalah asisten rumah tangga Mama yang kemudian sudah saya anggap ibu sendiri. Sekarang saya dan anak-anak memanggilnya dengan sebutan Nenek Eneng.
Ibu saya yang satu ini menunggui kelahiran saya, mengurus saya sejak bayi, menjaga saat saya sakit, memarahi saya jika saya berbuat salah dan setia mendampingi saya hingga saat ini. Ibu saya ini adalah asisten rumah tangga Mama yang kemudian sudah saya anggap ibu sendiri. Sekarang saya dan anak-anak memanggilnya dengan sebutan Nenek Eneng.
![]() |
| Nenek Eneng bersama dua anak saya dan seorang keponakan saat jalan-jalan (dok.pribadi) |
Saturday, 5 December 2015
Aturan Aman Menggunakan Handphone untuk Anak
Assalamualaikum. Sudah beberapa waktu ini saya tidak update blog nih *tiup-tiup debu*. Sering beralasan karena kesibukan di kantor, padahal sebenarnya semua tergantung niat kan hehe :)
Nah teman-teman adakah yang pernah bingung dengan rengekan anak yang minta handphone alias ponsel? Saya salah satunya. Anak perempuan saya sudah sejak kelas 3 SD meminta hp sendiri. Beragam cara sudah dia lakukan, tapi saya dan suami belum memberikan. Kakak hanya memegang hp saya atau Ayahnya. Hingga akhirnya ulang tahun ke-9 kemarin, akhirnya kakak dihadiahi hp oleh kakeknya. Mau gimana lagi, masa iya saya larang.
Nah teman-teman adakah yang pernah bingung dengan rengekan anak yang minta handphone alias ponsel? Saya salah satunya. Anak perempuan saya sudah sejak kelas 3 SD meminta hp sendiri. Beragam cara sudah dia lakukan, tapi saya dan suami belum memberikan. Kakak hanya memegang hp saya atau Ayahnya. Hingga akhirnya ulang tahun ke-9 kemarin, akhirnya kakak dihadiahi hp oleh kakeknya. Mau gimana lagi, masa iya saya larang.
![]() |
| Kakak dan hp pemberian kakek (dok.pribadi) |
Tuesday, 14 July 2015
Anak-anak Belajar Antri? Bisa Kok
Saya pernah membaca mengenai guru di Australia yang merasa lebih khawatir jika murid-muridnya tidak bisa antri, dibandingkan tidak bisa mengerjakan soal matematika. Mengapa? Karena untuk melatih anak matematika dapat dilakukan secara intensif hanya dalam jangka waktu 3 bulan. Sedangkan, membangun kebiasaan antri dibutuhkan waktu 12 tahun! Pantas saja mereka khawatir.
Bagaimana dengan di Indonesia? Sayangnya, antri masih bisa dibilang budaya asing. Hiks. Saya kerap diserobot saat antri, ataupun terkadang tidak dapat dibentuk antrian sama sekali. Misalnya, saat di toilet ataupun berbelanja di tempat-tempat tertentu.
![]() |
| Semoga kebiasaan antri anak-anak ini berkembang hingga mereka dewasa nanti. (dok.pribadi) |
Monday, 13 July 2015
Antara Saya, Bu Warsem dan Dompet Dhuafa di Bulan Ramadhan
Selama bulan Ramadhan tahun ini, sepertinya saya berkali-kali diingatkan untuk lebih banyak bersyukur. Hari Minggu (12/7) saya diajak bergabung bersama tim Dompet Dhuafa ke salah satu kawasan di bilangan Klender, Jakarta Timur. Disanalah kemudian saya bertemu Bu Warsem dan keluarganya.
Saat berangkat, saya masih mengira akan menghadiri acara buka puasa bersama dengan anak yatim piatu. Namun, rupanya tidak demikian. Saya dan beberapa rekan blogger mengunjungi rumah salah seorang penerima Program Jaminan Makanan dari Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa. Awalnya saya tak menyangka, ada jaminan sejenis itu.
Saat berangkat, saya masih mengira akan menghadiri acara buka puasa bersama dengan anak yatim piatu. Namun, rupanya tidak demikian. Saya dan beberapa rekan blogger mengunjungi rumah salah seorang penerima Program Jaminan Makanan dari Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa. Awalnya saya tak menyangka, ada jaminan sejenis itu.
![]() |
| Mas Darim, Bu Warsem dan Pak Fauzan (dok.pribadi) |
Sunday, 5 July 2015
Berbagi Kebahagian Bersama di Rumah Silaturahmi XL
Kepala mungilnya yang berbalut jilbab berwarna merah dan putih itu tampak mencari-cari diantara kerumunan orang. Saya segera menghampirinya sambil tersenyum.
Malam itu kami dipertemukan di acara buka bareng Rumah Silaturahmi XL yang dilaksanakan di Lollipop, Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan. Kami sama-sama menggunakan nomor 21 di dada sebelah kiri kami.
Malam itu kami dipertemukan di acara buka bareng Rumah Silaturahmi XL yang dilaksanakan di Lollipop, Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan. Kami sama-sama menggunakan nomor 21 di dada sebelah kiri kami.
![]() |
| Saya dan Fira setelah main perosotan yang rasanya panjaaaang bgt (dok.pribadi) |
Saturday, 4 July 2015
Ketika Nurani Bicara, Haruskah Logika Dicampakkan?
“Follow your heart but take your brain with you.”― Alfred Adler. Merupakan salah satu quote favorit saya. Sama halnya seperti bilang, nurani harus seimbang dengan logika. Pengalaman saya beberapa waktu lalu memberi saya pelajaran mengenai hal tersebut.
Jujur saja, pekerjaan dan tempat kerja merupakan hal yang sering membuat saya galau. Ketika kesempatan mengetuk, saya sulit mengatakan "tidak", apalagi jika hal itu menggugah keingintahuan saya. Meski usia sudah diawali angka 3, saya masih sangat suka belajar hal baru dalam bekerja. It's always excites me. Apalagi kalau saya masih diberi ruang untuk membuat kesalahan dan berkreasi disana.
Jujur saja, pekerjaan dan tempat kerja merupakan hal yang sering membuat saya galau. Ketika kesempatan mengetuk, saya sulit mengatakan "tidak", apalagi jika hal itu menggugah keingintahuan saya. Meski usia sudah diawali angka 3, saya masih sangat suka belajar hal baru dalam bekerja. It's always excites me. Apalagi kalau saya masih diberi ruang untuk membuat kesalahan dan berkreasi disana.
![]() |
| Good things happens when you meet strangers ~ Yo yo Ma. |
Label:
interview kerja,
logika,
nurani,
pilihan kerja
Subscribe to:
Comments (Atom)






