 |
| Acer Aspire E-1-432 yang tipis tanpa buat kantung kempis (Sumber gambar: Acerid.com) |
Hai teman-teman! Assalamu'alaikum. Saya mau kasih jempol dulu buat para emak di
Kumpulan Emak Blogger (KEB). Emak2nya baik-baik, cantik dan tetap berpegang teguh dengan visinya, "Kami Ada untuk Berbagi". Baru kali ini saya mengikuti sebuah komunitas online yang begitu peduli satu sama lain *peluuuk*
Selain blogger, saya juga menulis dan menerjemahkan paruh waktu. Kebutuhan saya terhadap perangkat PC bisa dibilang sebagai kebutuhan utama. Maksudnya, perangkat tersebut bukan sekedar alat iseng-iseng atau gaya-gayaan tapi sebagai alat saya untuk menulis, berekspresi, sekaligus mencari segenggam berlian *eh*
Dengan pertimbangan spesifikasi, mobiliitas serta harga, maka saat ini saya menggunakan
netbook Aspire One 522. Kenapa? Sebab beberapa aktivitas saya mengharuskan saya untuk bepergian ke berbagai tempat, sehingga menggunakan notebook pada umumnya, membebani tubuh saya yang mungil ini :D
 |
| Eksis menulis dan ngeblog dengan netbook Acer Aspire One (sumber gambar: dok.pribadi) |
Lagipula saya pernah punya pengalaman tidak enak membawa notebook yang lumayan berat dalam ransel saat naik kendaraan umum. Waktu itu saya naik angkot yang agak kosong menuju tempat kerja. Saya memilih di kursi ujung, terjauh dari pintu.
Kemudian, angkot berhenti dan naiklah empat orang laki-laki. Mereka duduk menyebar, salah satu di sebelah saya. Kemudian seorang laki-laki di seberang saya mulai batuk-batuk dan mengeluarkan suara layaknya orang muntah. Anehnya, ia sama sekali tidak mengeluarkan cairan dari mulutnya. jreeng..jrengg
Laki-laki yang di sebelahnya berteriak minta tissue dan minyak angin ke penumpang lain. Saya juga ikut memperhatikan, dengan terus memeluk erat ransel saya. Sebenarnya, saya belum sepenuhnya sadar itu adalah modus pencurian.
Entahlah apa alasannya, mungkin karena penumpang tidak terkecoh, tidak lama empat pria tersebut turun. Mereka juga tidak lupa membayar ongkos. Ketika mereka turun, supirnya membenarkan mereka para pencuri berkelompok dengan modus semacam itu.
Alhamdulillah, tidak ada satu pun penumpang yang kehilangan barang-barangnya, termasuk saya. Tapi setelah turun angkot dan nyambung naik bis, saya gemetaran dan rasanya lutut lemas membayangkan kemungkinan terburuk :(
Sejak itu, saya selalu waspada saat naik kendaraan umum dan berhati-hati dengan barang bawaan. Sedapat mungkin tidak menarik perhatian orang di sekitar. Memang saat itu kan kebetulan saya bawa notebook yang lumayan berat dalam ransel. Kemungkinan para pencuri itu tahu jenis-jenis tas yang memang berisi notebook.
 |
| Ini kebiasaan saya bawa netbook Acer saat bepergian dengan tas (sumber gambar: dok.pribadi) |
Lantas, saya mengganti notebook dengan netbook karena ringkas, ringan sekaligus dapat tersembunyi lebih mudah. Terkadang, saya membawanya didalam tas wanita biasa milik saya, yang tak tampak berisi netbook. Demikian pengalaman saya selama hampir tiga tahun.
Hanya saja, kapasitas memori dari netbook lebih kecil dari notebook sehingga saya harus menggunakan memori eksternal. Kesulitan juga terkadang ketika saya harus menggunakan fasilitas pemutar DVD eksternal yang terkadang cukup membebani. Sempat terpikir untuk kembali ke notebook, tapi belum ada yang memenuhi kriteria saya. Kalaupun ada, harganya bikin saya mengurungkan niat untuk membeli.
Bagaikan Alam Berkonspirasi
Kemudian, sesuatu terjadi. Sebagaimana kutipan dari Paulo Coelho, "Bila Anda menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta berkonspirasi membantu Anda untuk mencapainya." Hehehe ciyuuss...
Pada suatu hari yang cerah, saya membaca pengumuman
Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan
Acer Indonesia yang menggelar
"30 Hari Blog Challenge". Dengan tantangan tema minggu ke-1
“Notebook Makin Tipis, Bikin Emak Makin Produktif. Tipis Itu Nggak Harus Mahal”
Penasaran banget dong, apalagi saya sedang mengidamkan kembali menggunakan notebook ringan, ringkas tapi dengan fitur lengkap. Ternyata, Acer Indonesia baru merilis produk dengan inovasi terbaru
Acer Aspire E1 Slim Series, 30 % Lebih Tipis dengan keunggulan sebagai produk notebook yang tipis dan ringan. Wah saya makin tertarik nih, sebab sekilas kok rasanya sangat sesuai dengan tuntutan mobilitas saya.
Ini sih notebook ringan, ringkas dan lengkap idaman saya (sumber gambar: Acerid.com)
Telusur punya telusur, jika notebook tipis lain mengorbankan beberapa fitur penting maka produk terbaru
Acer Aspire E1 Series tidak demikian. Nah, makin penasaran kan?
Sebagai contoh, fitur yang sering dikorbankan untuk mendapatkan dimensi yang ringkas
dari sebuah notebook adalah optical drive. Tidak demikian dengan produk teranyar ini. Pada
Acer Aspire E1-432 masih dibenamkan DVD-RW yang diperlukan oleh sebagian besar pengguna dan tidak
ingin repot membawa DVD-RW external. Itu kan saya bangeettttt.
Meskipun tipis,
Acer Aspire E1-432 tetap menggunakan monitor LED berukuran 14 inchi dengan resolusi
1366×768 px yang cukup untuk kebutuhan office basic, browsing,
multimedia, bahkan tidak masalah untuk bermain game. Berkat desain khusus ketebalan notebook ini hanya 25.3 mm saja. Sehingga dimensinya 30% lebih tipis jika
dibandingkan dengan notebook konvensional lain!
Tapi, yang menjadi keunggulan utama dari notebook ini adalah penggunaan prosesor
Intel 4th Gen terbaru, atau dikenal dengan kode nama
Haswell.
Acer melengkapi notebook ini dengan prosesor Intel® Dual Core
Celeron® Processor 2955U dengan dua inti (dual core) dan
mampu berjalan pada kecepatan 1.40 GHz. Wuuzzzzzz....
Untuk saya, spesifikasi yang kemudian sangat menarik dari
Acer Aspire E1-432 adalah pegggunaan RAM DDR3 sebesar 2GB yang masih bisa upgrade
hingga 8GB jika dibutuhkan untuk keperluan multitasking lebih optimal *ngeces*. Media
penyimpanan harddisk SATA ukuran 500GB rasanya cukup menyimpan berbagai file saya, termasuk dalam bentuk multimedia maupun game.
 |
| Acer Aspire E-1-432 cocok juga buat para gamers (sumber gambar: Acerid.com) |
Yang gak kalah penting, tentunya sarana kebutuhan konektivitas.
Acer Aspire E1-432 menyertakan satu
buah port LAN (RJ-45) sehingga dapat digunakan tanpa
converter apapun. Ditanamkan juga
wireless adapter Acer Nplify 802.11b/g/n hingga berselancar di dunia maya dapat memanfaatkan jaringan hotspot. Emak makin eksis deh!
Satu lagi soal keunggulan
Acer Aspire E1-432 yang bikin hati saya terkoyak-koyak *mulai lebay deh, rin* yaitu keyboard model chiclet super luas dan sangat nyaman
saat digunakan, bahkan untuk waktu yang lama. Emang penting ya? Jelas penting banget. Kalau saya kembali ke notebook, pengennya bisa punya keyboard luas dan nyaman seperti itu.
Trus mahal gak sih? Dengan berbagai fitur yang ditawarkan tersebut, harga notebook
Acer Aspire E1-432 dibanderol Rp.4.749.000, tersedia dalam dua pilihan warna Piano Black dan Silky Silver. Menurut saya, cukup kompetitif dengan produk-produk di kelasnya. Jadi buat teman-teman yang sedang mikir ganti notebook, ini bisa jadi pertimbangan. Serius deh. Moga-moga saya bisa segera memperoleh notebook impian agar bisa lebih produktif. Aamiin *doa kenceng*
Inget mak, tetap optimis di hari Kamis, meski wajah meringis melihat dompet makin miris. Salam manis dari emak berbaju garis-garis yang ngunyah roti sosis sambil menatap gerimis, bagaikan gadis memandang jejaka berambut klimis berkumis tipis. Aiih dramatis! Yuk ah berdoa supaya dapet notebook gratis ^_^
“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin
Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”