 |
Air minum tak sekedar jernih tapi harus terbebas dari kuman dan bahan berbahaya (dok.pribadi |
Saya punya banyak kisah tentang
air minum yang menurut saya pantas saya bagi dalam tulisan di
blog. Sebab, saya percaya bahwa kondisi seseorang tidak hanya sebatas makanan yang dikonsumsi, tapi juga
air yang diminumnya.
You are what you eat, and drink.
Beberapa belas tahun yang lalu ketika saya masih menjadi anak kos di Bandung, saya tertolong terapi
air yang saya lakukan, yaitu minum 1,5 liter
air setiap bangun tidur. Mengapa saya bilang tertolong? Sebab, sekitar satu bulan kemudian, saya sempat mengalami diare berkepanjangan lebih dari 3 hari sebelum saya akhirnya ke dokter dan Alhamdulillah tidak berefek banyak sebab konsumsi
air saya mencukupi. Saya tidak sampai mengalami dehidrasi.
Kemudian, saat sudah memiliki anak, saya sangat memperhatikan asupan
air mereka. Sebab,
air yang sudah dimasak pun tak bisa menjamin sudah
layak dan terbebas dari segala kuman yang dapat mengganggu kesehatan.
Putri saya sewaktu masih berusia kurang dari satu tahun, pernah mengalami diare. Saya segera membawanya ke dokter untuk berobat. Alhamdulillah sembuh dengan cepat. Namun, hal itu berulang tiap beberapa bulan sekali. Hmm ada apa ini?
Saya pun mengadakan survei kecil-kecilan. Rupanya anak saya hampir selalu mengalami diare tiap kali musim penghujan, ataupun jika hujan selama beberapa hari mengguyur di sekitar rumah saya. Kami memang masih menggunakan
air tanah/PAM yang dimasak untuk konsumsi di rumah. Solusi saya saat itu kemudian, menggunakan
air mineral dalam kemasan. Kemudian, hal itu berulang ketika saya memiliki anak ke-2.
 |
Aylaa dan Sandya,yang saya yakini kesehatannya dipengaruhi air yang mereka minum (dok.pribadi) |
Hanya saja, konsumsi
air mineral tersebut tidak bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, karena harganya lumayan mahal. Sementara,
air isi ulang tak pernah saya jadikan pilihan, sebab saya tak yakin dengan kualitasnya. Jadi prioritas kami adalah
air mineral dalam kemasan hanya untuk anak-anak. Tapi, bagaimana dengan orang dewasa di rumah kami?
Kebetulan di rumah saya ada Mama dan Papa. Ketahanan mereka yang lanjut usia, sekiranya sudah menurun, tak ubahnya anak-anak. Kasihan jika mereka harus mengalami gangguan pencernaan karena
air minum yang saya sediakan tidak
layak.
Belum lama ini saya mengikuti pola makan food combining yang sangat menekankan pentingnya asupan air berkualitas, selain jumlah yang harus dikonsumsi. Memang ada jenis air yang disarankan. Hanya saja, harganya mahal, bahkan jauh lebih tinggi dari
air mineral dalam kemasan. Untuk 5 liter, bisa dihargai Rp 35.000. Kalau sesekali, mungkin tak mengapa, tapi kalau untuk dikonsumsi terus menerus untuk seluruh anggota keluarga, waah bisa-bisa menjerit alarm dompet saya.
Oleh karena itu, saya pun harus putar otak cara memperoleh
air yang layak
minum untuk seluruh anggota keluarga, tanpa membuat pengeluaran saya membengkak. Ada dua penekanan, pertama kualitas air yang layak minum. Kedua, harga yang terjangkau.
 |
Saya dan Mama, juga membutuhkan air layak minum sebagaimana anak-anak (dok.pribadi) |
Saya mendengar mengenai
water purifier atau
pemurni air dari Unilever yaitu
Pure It. Dari situs web
http://www.pureitwater.com/ saya mengetahui bahwa produk ini tergolong istimewa karena tidak hanya menawarkan
air minum yang terlindungi dari kuman berbahaya, namun juga sekaligus mudah,
praktis dan dengan harga yang terjangkau. Woow!
Mengapa
Pure It disebut mudah dan
praktis? Sebab,
Pure it tidak memerlukan sambungan ke keran. Tinggal tuangkan
air tanah/PAM mentah yang biasa dimasak untuk minum ke dalam
Pure It. Tidak juga perlu takut kekurangan air minum, sebab
Pure it memiliki kapasitas wadah atas 9 liter dan wadah transparan 9 liter.
Lalu bagaimana cara kerja
Pure It hingga dapat menjadi
pemurni air ? Rupanya
Pure It bekerja dengan teknologi canggih 4-tahap pemurnian
air “Teknologi Germkill” untuk menghasilkan
air yang benar-benar aman terlindungi sepenuhnya dari bakteri dan virus, yaitu:
- Saringan Serat Mikro untuk menghilangkan kotoran
- Filter Karbon Aktif guna menghilangkan parasit & pestisida berbahaya
- Prosesor Pembunuh Kuman, dengan 'programmed disinfection technology' menghilangkan bakteri dan virus berbahaya yang tidak terlihat.
- Terakhir yaitu Penjernih, yang membuat air jernih, tidak berbau dengan rasa yang alami
Apalagi,
Pure it sudah memenuhi kriteria ketat internasional dari Environmental Protection Agency (EPA), Amerika Serikat untuk kemampuannya menghilangkan bakteri dan virus berbahaya. Lebih dari itu, kinerja
Pure it juga telah diuji oleh lembaga ilmu pengetahuan dan institusi kesehatan terkemuka di Asia, Eropa dan Amerika Serikat.
 |
Pure It sudah memenuhi kriteria internasional untuk kemampuan menghilangkan bakteri dan virus (screenshot dari Pureitwater.com) |
Bisa dibilang perlindungan yang diberikan
Pure It terhadap air minum untuk kita berlapis, kok bisa?Nah untuk Perlindungan 1 dengan adanya
Pure it Germkill Life Indicator yaitu indikator unik yang akan memberitahukan beberapa hari sebelumnya kapan perlu mengganti 'Germkill Kit’.
Perlindungan ke-2, yaitu Mekanisme Penghentian Otomatis. Jika ‘Germkill Kit’ tidak diganti pada waktunya,
Pure it secara otomatis akan menghentikan aliran
air sampai penggantian dilakukan. Mekanisme Penghentian Otomatis
Pure it akan menghentikan
air sehingga
air akan meluap dari Germkill Life Indicator. Hal ini akan yang kemudian menjamin
air yang aman untuk diminum
Jika dari segi kualitas sudah sedemikian meyakinkan, maka saya mencoba menelusuri dari sisi harga. Untuk saya, jelas hal ini penting sekali.
Misalnya, harga
air galon bermerk sekitar Rp 10 ribu untuk 19 liter. Sementara, untuk
air isi ulang per galon bisa setengah harga itu. Namun, saya tidak menjadikan itu sebagai pilihan.
Kemudian, kita bandingkan dengan biaya yang diperlukan untuk penggunaan
Pure It yaitu Germkill Kitt yang harganya Rp 150 ribu/1500 liter atau sekitar 6 bulan untuk pemakaian normal.
Jika setiap bulan menghabiskan 8 galon, maka penghematan
Pure It dibandingkan
air galon dalam kemasan yaitu :
1 tahun : Rp 842.400
3 tahun : Rp 2.527.200
5 tahun : Rp 4.212.000
Selain itu, ada beberapa kelebihan
Pure It yaitu :
Jika dibandingkan memasak air:
-jauh lebih
praktis
-menghilangkan polutan dalam
air yang tidak dapat dihilangkan dengan memasak
-Hemat gas
Jika dibandingkan air galon bermerk:
-menghemat uang
-tidak repot menyediakan
air karena bisa menggunakan air tanah/PAM biasa
-tidak khawatir kualitas
air
Jika dibandingkan air isi ulang:
-tidak ragu kualitas sumber
air
-tidak ragu bagaimana proses
pemurnian air
-tidak khawatir kehabisan
air
Sementara untuk harga jual
Pure It masih terjangkau yaitu untuk
Pure It Classic Rp 650 ribu, dan produk terbaru yaitu
Pure It Marvela yaitu Rp 2.500.000.
Namun, saya yakin harga itu sangat sepadan dengan manfaat yang diperoleh. Jika kita mau berinvestasi benda yang lain, mengapa tidak investasi
Pure it untuk kesehatan?
Saya pribadi seakan menemukan jawaban atas kegelisahan saya terhadap air minum yang layak dikonsumsi yaitu dengan
Pure It. Bonusnya, saya dapat rasa
nyaman karena cara kerja
Pure it yang
praktis juga menghemat anggaran donk, itu yang gak kalah penting ya, teman-teman.
Semoga dengan
air minum dari
Pure It dapat menghalau berbagai jenis penyakit termasuk gangguan pencernaan, dan keluarga saya bisa sehat secara maksimal yaa. Aamiin.
Jadi, sekarang siapa yang mau minum? :D
*Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Pure it dan Blogdetik