Pages

Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Showing posts with label pengalaman. Show all posts

Sunday, 24 November 2013

Smart itu Banyak Ide Cerdas, Gaul Sambil Lihat Peluang Emas dan Keberuntungan yang Pas

Ini sih foto nyengir rin, yang smart itu yang bikin bangunan di latarnya hehehe (dok.pribadi)
"Rin, lo kalo gak pernah step waktu kecil, sekarang jenius kali ya".

Heeh, jadi maksudnya sekarang apa dong?! Hahaha seumur-umur itu pujian yang nyerempet-nyerempet muji otak saya dari salah seorang rekan kerja saya dulu. Entah itu celetukan iseng atau memang mau muji saya, hanya dia dan Allah yang tahu :D

Sebelumnya saya memang pernah cerita bahwa waktu kecil itu saya pernah step alias kejang hebat. Dan memang seperti yang saya baca, saat anak mengalami step ada beberapa koneksi saraf yang terputus. Hingga kini saya menganggap itu penyebab saya paling susah disuruh itung2an matematika atau mengkeret dihadepin rumus kimia dan fisika *asik2 ngeles* ^_^

Nah saat blog emak gaoel dalam rangka ultah ke -5 bikin tantangan lomba dengan tiga tema pilihan Smart, Gaul dan Kreatif, " maka yang menarik hati saya adalah tema: Definisi "smart" untuk kamu dan apa yang membuatmu merasa "smart".

Tapi, sebelum saya jawab definisi smart buat saya dan apa yang membuat saya merasa smart, mending saya beberkan dulu beberapa fakta *beeuuhh gaya*

Pas jaman SMA, saya pernah disuruh maju ke depan kelas dan nulis hasil jawaban PR matematika , ditanya gurunya "itu hasilnya dari mana". Dengan polos saya jawab "dari Nova, pak". Berhasil disambut tawa membahana dari seluruh penghuni kelas. Hiihihi padahal maksud gurunya itu jalannya dari mana. Berhubung saya juga dapetnya dari temen saya pecinta matematika, yang namanya Nova, ya saya jawab aja gitu. Paling pas pelajaran bahasa Inggris, maka teman-teman akan berkumpul di sekitar saya. Hehehe itu merupakan salah satu saat saya merasa smart.

Pun ketika saya kemudian lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) di Fakultas Hukum di PTN di Bandung, Papa sampe terharu dan nangis. Sebab setiap dia ngeliat ke kamar, anaknya lagi tidur beralaskan buku sebagai bantal, boro-boro keliatan lagi belajar. Sampe2 tetangga saya begitu denger saya lolos UMPTN, bela2in ngehubungin Universitas tujuan UMPTN anaknya, karena gak percaya anaknya gak lulus. Haeeh..segitu gak meyakinkannya si Ririn inih *menghela nafas dan mengemil pukis sambil berusaha tampil smart* :D

Kemudian, saya diterima sebagai reporter sebuah harian ekonomi. Seminggu buat mendapatkan pelajaran dan wejangan dari senior, dan minggu depannya langsung ke lapangan. Saya dikasih kesempatan tandem 1-2 hari saja, untuk kemudian disuruh jalan sendiri. Huaa..sukses bingung menuju lokasi liputan. Beruntung saya orang yang kadar pemalunya agak minimal, jadi tanya sana sini, trus maksa temen untuk jalan bareng sebisa mungkin hehehe ^_^ Kalo itu smart gak ya :D

We love to jump.....with my geek friends  from Asia and Africa countries (dok.pribadi)

Ada lagi satu peristiwa yang membekas yaitu ketika saya berhasil mendapatkan beasiswa untuk belajar di salah satu negara Eropa selama dua bulan. Entah apa yang saya katakan sehingga bisa meyakinkan pengambil keputusan memilih saya, sehingga saya mendapatkan kesempatan terlebih dahulu dibandingkan beberapa rekan yang kompetensinya, menurut saya, lebih dari saya. Saat itu sih saya lebih merasa beruntung dibanding smart ^_^ 

Nah, kalo yang pasti bakal bikin saya merasa smart kalo saya punya produk teranyar dari Smartfren yaitu Andromax Tab 8.0 yang baru dirilis bulan Oktober 2013 lalu. Kenapa saya bilang saya merasa smart dengan gadget ini? Sebab produk dari Smartfren ini punya fitur-fitur yang tidak ada di kompetitor sekelasnya.

Dari tampilannya aja yang berukuran 8 inch, secara kasat mata Andromax Tab 8.0 udah beda dengan tab merek lain yang kebanyakan berukuran 7 inch. Hasilnya, layar lebih lebar tapi tetap bisa dipegang dengan satu tangan. Yang pasti sih, mata lebih dimanjakan karena lebih nyaman. Smart kan tuh?

Smartfren Andromax Tab 8.0 (gambar: emakgaoel.blogspot.com)
Fitur standar Andromax Tab 8.0 standar yang dibenamkan dalam gadget ini seperti 1,5 GHz Dual Core Processor, display 8” sudah memakai  TFT 1024x768 pixel, juga ditopang oleh Android Jelly Bean 4.2. Untuk yang doyan nongkrong, maka Andromax Tab 8.0 sih udah pilihan tepat banget karena sudah menggunakan WiFi Hotspot tetrering yang memungkinkan penggunaan oleh maksimal 5 pengguna android lainnya dengan kecepatan EDVO Rev.A

Itu baru fitur standar, nah fitur istimewanya antara lain adanya jack HDMI, yang bisa di hubungkan dengan TV sehingga jika diperlukan bisa terkoneksi antara tontonan di gadget dengan TV.  Yang biasa nonton dengan jaringan live streaming dari internet, bisa lebih puas dengan nontonnya berkat fasilitas HDMI, apalagi dukungan jaringan internet smartfren live streaming bebas hambatan loading, nonton pun bisa lancar jayaaaa!

Untuk para pengguna yang gaul, fitur Dual Camera 5 MP untuk lensa utama serta 2 MP untuk lensa sudah dilengkapi dengan auto focus dan LED Flash dan memiliki layar yang cerah. Yang keren bin Smart lain adalah fasilitas Picture in Picture yang multitasking sehingga pengguna bisa buka beberapa file atau program sekaligus tanpa hambatan. Update status Facebook atau Twitter sembari nonton, gak masalaaaah.




Kalo mau pake Andromax Tab 8.0 ini mau nelpon dengan nempelin kuping sih boleh-boleh aja, tapi bisa lebih simple dengan menggunakan kabel handfree yang sudah termasuk dalam paket pembelian. Oiya, satu lagi cara Smart penggunaannya, bisa nelpon tanpa biaya loh. Caranya? download aja Wechat atau messenger lain yang menyediakan telepon gratis. Beresss.

Yang pasti sih, sebagai emak2 perlu yang namanya smart spending. Nah kalo saya udah lirik Andromax Tab 8.0, berarti harga terjangkau dengan fasilitas memukau dong hehehe. Nah dengan harga Rp 2.350.000,- sudah termasuk dengan nomor telepon yang tertanam, kemudian cukup mengisi pulsa Rp 50 ribu, maka sudah mendapatkan data sebanyak 2 GM + bonus 1 GB per bulan, total 3 GB per bulan. Bonus itu berlaku selama satu tahun, artinya bonus 12 GB donk! Wuiiih kalo ini sih lebih dari smart namanya, ya kan ya kan.

Kesimpulannya, menurut saya smart itu artinya selalu punya ide cerdas, gaul sambil lihat peluang emas yang ada, ditambah dengan keberuntungan di saat yang pas. Smart adalah saat saya berhasil mengajarkan anak saya mengerjakan PR matematika dengan nilai memuaskan, punya banyak teman baru tanpa melupakan teman lama, smart juga hadir ketika saya mampu membuat tulisan dari lubuk hati dan pemikiran saya yang Insya Allah bermanfaat, syukur2 bisa menarik hati para juri dan menangin Andromax Tab 8.0 hihihi ^_^

Sukses terus Blog Emak Gaoel ya mak Winda, semoga senantiasa menebar manfaat dan hadiah :D *peluk  peluuuk*
 
* Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba Ultah Blog Emak Gaoel


http://emakgaoel.blogspot.com/








Monday, 16 September 2013

Menang Luar Biasa, Belum Menang Terus Berusaha

sumber: bandarlampungkota.go.id

Alhamdulillah. Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas segalanya hari ini, terutama dinobatkannya saya sebagai pemenang ke-2 dari lomba blog #10daysforASEAN yang diumumkan Aseanblogger hari ini (16/9). Tak ada kata yang rasanya mampu saya katakan lebih dari itu.

Untuk saya pribadi, kemenangan ini bagaikan pendongkrak semangat untuk menulis. Saya semakin menyadari, menulis adalah passion saya sebenarnya, menulis adalah dunia saya dan yang paling penting, menulis adalah bagian penting dalam hidup saya yang sangat dibutuhkan oleh jiwa saya.

Menulis untuk kepentingan orang lain (pembaca) merupakan salah satu hal yang sudah biasa saya lakukan, sejak saya memulai karir sebagai seorang jurnalis. Menulis berita dari hasil liputan yang kadang mulai dari pagi buta hingga tengah malam, kadang diawali perjalanan berjam-jam lamanya, diderai peluh karena sinar matahari yang menyengat, namun tak jarang diseling tawa bersama rekan-rekan seperjuangan dan senyum puas tatkala dapat memperoleh hasil wawancara dengan baik.

Kemudian, ketika anak-anak dan urusan rumah tangga semakin menuntut waktu dan perhatian, saya memutuskan untuk tak lagi bekerja di kantor dan melepas karir jurnalistik. Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan untuk mengerjakan tulisan ataupun terjemahan secara paruh waktu. Yang perlu saya akui, bekerja dari rumah bukanlah sesuatu yang mudah.

Sebagaimana pembaca media ataupun redaktur saya dulu, tentu klien tidak ingin tahu betapa sulitnya saya menyediakan waktu beberapa jam untuk menulis ditengah rengekan si bungsu yang terus-terusan ingin menyusu ataupun ketika si Kakak ngambek karena ibunya dinilai tidak sayang lagi karena tidak punya waktu untuk dia, ataupun keluhan suami yang bilang, "Ibu sekarang sibuk ya?". Semua pekerjaan harus selesai dengan sempurna, tepat pada waktunya.

Demikian pula saat saya menulis untuk lomba blog #10daysforASEAN. Jika kemudian tulisan saya dianggap masuk kriteria sebagai pemenang, saya sangat bersyukur. Sebab, di balik tulisan tersebut, ada berbagai hal yang melatarinya, yang kadang membuat saya sempat ingin menyerah di tengah perjalanan penulisan selama 10 hari.

Jangan juga dikira saya selalu menjadi pemenang. Jauh dari itu. Sebelum pengumuman ini, saya sempat kecewa karena sama sekali tidak masuk finalis, apalagi menang di lomba penulisan blog salah satu kopi instan. Padahal saya sudah sangat berharap :( Tapi, nyatanya hal itu membawa manfaat. Saya menjadi terasah dan belajar dari blog-blog pemenangnya.

Memang saya sudah tidak asing dengan lomba-lomba penulisan semenjak jadi wartawan, beberapa kali juga saya berhasil menang. Awalnya, saya juga tidak menang. Kemudian, saya mencoba mempelajari teknik penulisan para pemenang. Mungkin karena tulisan saya dinilai memenuhi kriteria, ataupun lantaran media tempat saya bekerja. Entahlah.

Itu yang membuat partisipasi saya sebagai peserta lomba dengan membawa nama pribadi dalam blog, sungguh memiliki kesan yang berbeda.Kali ini tidak ada embel-embel nama media yang membuat saya memenuhi kriteria sebagai pemenang. Hanya nama saya, tulisan saya dan blog pribadi saya. Itu yang membuatnya semakin istimewa.

Saya masih ingat hadiah-hadiah yang saya peroleh dulu memang sudah ditentukan Allah SWT yang tepat  pada waktunya. Misalnya, sebuah lomba penulisan yang berhadiah uang tunai, sekitar satu bulan dari saat jatuh tempo saya harus membayar kontrak rumah dengan jumlah yang sama.

Kemenangan saya di lomba blog #10daysforASEAN yang diadakan Aseanblogger juga mungkin menandakan saya sudah harus mengganti ponsel yang sudah mulai dimakan umur ^_^

Jadi untuk rekan-rekan penulis, blogger dan siapa pun juga yang mengikuti kompetisi, lomba dalam bentuk apapun, jangan pernah menyerah. Saya jadi semakin memahami pepatah "Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda".

Jadi, siap untuk lomba berikutnya?







Tuesday, 12 February 2013

"Ide sih banyak, tapi pas mau nulisnya bingung"

"Ide sih banyak, tapi pas mau nulisnya bingung". Kalimat itu keluar dari salah seorang siswa saya di klub menulis SDIT Lentera Insan, dimana saya dipercaya jadi instrukturnya. Hehehe sepertinya hal itu sih gak hanya dialami oleh anak-anak tapi juga orang dewasa, termasuk saya *kalem* Nah loh, gimana donk? 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...